Biologi
Gerak Pada Makhluk Hidup
Ipa Biologi Kelas 9 Smp Semester 1-2 Lengkap–
Manusia dan hewan memiliki perilaku gerak yang tidak jauh berbeda.
Manusia dan hewan sama-sama menunjukkan gerakan-gerakan yang mudah
diamati. Namun, bagaimana dengan gerak pada tumbuhan? Tumbuhan melakukan
gerakan sesuai dengan rangsang yang di peroleh.
Rangsangan tersebut dapat berupa bahan kimia, suhu, gravitasi bumi, atau
intensitas cahaya yang diterima.Bagaimana tumbuhan dapat dikatakan
bergerak? Bagian apa saja dari tumbuhan yang dapat bergerak? Ayo
pelajari bab ini dengan penuh semangat!
Pernahkah kamu menyentuhdaun putri malu?
Gerak merupakan salah satu bentuk reaksi terhadap rangsangan. Gerak pada
tumbuhan dan hewan berbeda karena tumbuhan tidak mempunyai alat khusus
untuk bergerak, sedangkan hewan umumnya mempunyai alat. Mikroorganisme
bergerak dengan cara tertentu.
Gerak pada Tumbuhan
Berdasarkan macam rangsangnya, gerak pada tumbuhan dapat dikelompokkan
menjadi gerak autonom (endonom), gerak esionom, dan gerak higroskopis.
Gerak Autonom
Gerak autonom belum diketahui secara jelas penyebabnya, diduga berasal
dari dalam tumbuhan itu sendiri. Contohnya, gerak plasma sel.
Gerak Esionom
Gerak esionom dipengaruhi rangsang dari luar. berdasarkan geraknya,
esionom dibedakan menjadi tiga yaitu Tropisme (Gerak tumbuh pada
tumbuhan menjauhi atau mendekati rangsangan, seperti geotropisme,
fototropisme, hidrotropisme, dan tigmotropisme), Taksis (Gerak
tumbuhan/bagian tumbuhan yang berpindah tempat untuk menuju atau
menjauhi arah datangnya rangsang, seperti kemotaksis dan fototaksis),
dan Nasti (Gerak bagian tumbuhan sebagai reaksi terhadap rangsangan dari
luar yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh rangsangan, seperti
seismonasti, niktinasti, termonasti, dan nasti kompleks).
Gerak Higroskopis
Gerak higrokopis ialah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh perubahan
kadar air dari sel-selnya sehingga terjadi pengerutan tidak sama.
Contohnya, pecahnya buah polong yang sudah mengering.
Gerak pada Hewan
Hewan bergerak dengan menggunakan alat gerak khusus, contohnya
Colenterata bergerak dengan menggunakan tentakel, Mollusca bergerak
dengan menggunakan kaki otot, masih ada berbagai contoh pada hewan
invertebrata. Pada vertebrata terdapat tulang sebagai alat gerak. Otot sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang sebagai alat gerak pasif.
Anggota gerak pada hewan yang hidup di darat biasanya berupa kaki dan
sayap, sedangkan pada hewan yang hidup di air berupa sirip. Pernahkah
kamu melihat burungyang sedang terbang bebasdi udara? Bagaimana
burungtersebut dapat terbang denganstabil di udara? Apa yangmempengaruhi
gerakan burungtersebut?
Gerak Pada Benda
Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari
tempat awal. Sebuah benda dikatakan bergerak jika benda itu berpindah
kedudukan terhadap benda lainnya baikperubahan kedudukan yang menjauhi
maupun yang mendekati. Roda sepeda dapat bergerak dengan mudah. Saat
pedal dikayuh, roda sepeda bergerak dengan cepat. Sekarang, doronglah
meja belajarmu. Bandingkan dengan gerakan roda sepeda ! Tentu saja roda
sepeda lebih mudah bergerak. Benda mudah bergerak karena dipengaruhi
oleh beberapa faktor. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi
gerak benda.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gerak Benda
Gerak suatu benda dipengaruhi oleh faktor-faktor bentuk benda, ukuran benda, dan permukaan benda.
- Bentuk Benda
Bentuk benda bermacam-macam. Ada benda yang berbentuk lingkaran, kotak,
dan segitiga. Bentuk suatu benda dapat memengaruhi gerakannya. Misalnya,
roda sepeda mudah bergerak. Roda berbentuk lingkaran..
- Ukuran Benda
Benda ada yang berukuran besar atau kecil. Ukuran suatu benda dapat
memengaruhi gerakannya. Bola sepak berukuran lebih besar daripada bola
pingpong.
- Permukaan Benda
Permukaan benda ada yang kasar dan yang halus. Jenis permukaan suatu
benda dapat memengaruhi gerak benda tersebut. Benda yang permukaannya
halus lebih mudah bergerak daripada benda yang permukaannya kasar.
Karena benda yang permukaanya kasar gaya geseknya lebih besar daripada
benda yang permukaannya lebih halus
Contoh : sepeda di jalan yang beraspal lebih mudah bergerak dibanding dijalan yang berbatu.
Benda yang permukaannya lebih luas akan jatuh lebih lambat dibanding
benda yang permukaannya sempit. Kecepatan jatuh benda dapat berbeda
walaupun terbuat dari bahan yang sama dan bobot yang sama pula. Hal ini
terjadi karena luas permukaan benda yang bergesekan dengan udara
berbeda.
Jenis-Jenis Gerak Benda
Gerak benda dapat bermacam-macam. Benda dapat bergerak menggelinding,
bergeser, meluncur, berputar, memantul , jatuh, tenggelam dan terapung,
dan mengalir.
- Menggelinding, menggelinding adalah bergerak dengan cara berputar sambil berpindah.Contoh Kegunaan Gerak Benda dalam Kehidupan Sehari-hari
Saat matahari bersinar terik, udara sangat panas. Badan kamu pasti
terasa gerah dan berkeringat. Saat udara terasa panas, biasanya orang
memerlukan kipas angin. Aliran udara yang dihasilkan dapat membuat badan
kita terasa sejuk. Aliran udara itu dihasilkan oleh putaran
baling-baling kipas. Jadi, gerak baling-baling kipas dapat membuat udara
terasa sejuk. Itulah salah satu contoh kegunaan gerak benda dalam
kehidupan sehari-hari. Berbagai gerak benda dapat digunakan
dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan gerak benda dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Berikut ini contohnya:
- Memperpendek jarak tempat; dengan mengendarai mobil atau kendaraan lainnya, jarak yang jauh terasa lebih dekat. Gerak roda kendaraan dapat mengantarkan pengendara atau penumpang lainnya ke tempat tujuan lebih cepat daripada jalan kaki
- Memudahkan pekerjaan; perhatikan peralatan yang ada di rumahmu. Ada kipas angin, jam dinding, mesin cuci, blender dan kursi roda. Alat-alat itu menggunakan gerak roda berputar. Alat-alat itu dapat mempermudah pekerjaan manusia. Dengan adanya mesin cuci seorang ibu tidak perlu mencuci menggunakan tangan lagi, cukup dengan menekan tombol yang tersambung ke listrik, mesin cuci bergerak sendiri mencuci pakaian kotor.
Zat Aditif
Zat aditif adalah zat-zat yang ditambahkan pada makanan selama proses
produksi, pengemasan atau penyimpanan untuk maksud tertentu. Penambahan
zat aditif dalam makanan berdasarkan pertimbangan agar mutu dan
kestabilan makanan tetap terjaga dan untuk mempertahankan nilai gizi
yang mungkin rusak atau hilang selama proses pengolahan.
Pada awalnya zat-zat aditif tersebut berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan yang
selanjutnya disebut zat aditif alami. Umumnya zat aditif alami tidak
menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan manusia. Akan
tetapi, jumlah penduduk bumi yang makin bertambah menuntut jumlah
makanan yang lebih besar sehingga zat aditif alami tidak mencukupi lagi.
Oleh karena itu, industri makanan memproduksi makanan yang memakai zat
aditif buatan (sintesis). Bahan baku pembuatannya adalah dari zat-zat
kimia yang kemudian direaksikan. Zat aditif sintesis yang berlebihan
dapat menimbulkan beberapa efek samping misalnya: gatal-gatal, dan
kanker
Zat Pemanis Buatan
Bahan ini tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi, contohnya
sakarin (kemanisannya 500x gula), dulsin (kemanisannya 250x gula), dan
natrium siklamat (kemanisannya 50x gula) dan serbitol.
Zat Adiktif
Zat adiktif adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi
oleh organisme hidup, maka dapat menyebabkan kerja biologi serta
menimbulkan ketergantungan atauadiksi yang sulit dihentikan dan berefek
ingin menggunakannya secara terus-menerus. Jika dihentikan dapat memberi
efek lelah luar biasa atau rasa sakit luar biasa. Zat yang bukan
tergolong narkotika dan psikotropika tetapi menimbulkan ketagihan antara
lain kopi, rokok, minuman keras, dll
Rangka Dan Otot Pada Manusia
Otot pada manusia terdiri dari 3 jenis otot, yaitu :
OTOT POLOS =>>yaitu otot-otot yang bekerja secara tidak sadar / otomatis tanpa perintah / akan gerakan refleks.
OTOT JANTUNG =>>
yaitu otot-otot yang bekerja tidak sadar / tidak diperintah yang bekerja secara otomatis untuk mengontrol detak jantung / jantung mengembang dan mengempis gerakan.
yaitu otot-otot yang bekerja tidak sadar / tidak diperintah yang bekerja secara otomatis untuk mengontrol detak jantung / jantung mengembang dan mengempis gerakan.
OTOT RANGKA =>> yaitu otot-otot yang bekerja secara sadar sebagai perintah dari otak (sistem saraf pusat) untuk memindahkan bingkai.
Sehubungan dengan kegiatan olahraga baik dalam pelatihan dan komptetisi, maka yang akan dibahas adalah otot rangka sebagai otot rangka, yang berhubungan dengan gerak.
PENGERTIAN OTOT RANGKA
Rangka otot – otot yang melekat pada frame yang berfungsi untuk
memindahkan rangka pada tubuh manusia, sehingga manusia bisa bergerak
atau melakukan kegiatan.
STRUKTUR OTOT RANGKA
Otot Rangka tersusun/dibagun dari :
Fasciculus (serat-serat otot atau otot sub-bagian yang terdiri dari OTOT CELL).
Sel-sel otot silinder panjang berbentuk organ dan disambung seperti
tebu. Dimana setiap segmen dikenal dengan sarkomer. Dalam sel-sel otot
otot dinding sel, disebut sarcolemma.
SIFAT DASAR GERAK OTOT RANGKA
EKSTENSIBILITY :
Sifat yang dapat memanjang otot (relaksasi) dan dapat mempersingkat (berkontraksi).
CONTRACTIBILITY :
Sifat yang memiliki kemampuan untuk memperpendek otot terhadap resistensi dan menghasilkan tegangan / daya (kontrak).
ELASTICITY :
Sifat yang otot dapat dikembalikan baik panjang aslinya setelah
diregangkan dan setelah memperpanjang atau memperpendek Mengalami.
SIFAT/KEMAMPUAN KERJA OTOT RANGKA
ANTAGONIS : kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan,
Contohnya :
- Ekstensor gerak (meluruskan) dan fleksor (tikungan), misalnya: meluruskan dan menekuk kaki (lutut).
- Gerak penculik (dari badan) dan adductor (lebih dekat ke tubuh) misalnya: tangan gerak sejajar dengan bahu dan sikap sempurna.
- Gerak depressor (bawah) dan elavator (atas) gerak misalnya menunduk dan mengangkat kepalanya.
- Gerak supinator (menengadah) dan pronator (perut) / Gerak pivot. misalnya: gerakan tangan dan telapak tangan gerak terbalik menghadap ke bawah.
SINERGIS : Kerja otot yang kontraksinya menimbulkan gerak searah.
Contohnya:
Gerak Pronator Teres dan Pronator Kuadratus. (Menggenggam dan meluruskan jari)
KOMPONEN SEL OTOT RANGKA
- Cairan sel (Sarcoplasma)
- Inti sel (Nucleus)
- Mitokondria
- Unsur kimia, seperti : Ca++ (ion Kalsium) Na++(ion Natrium) Mg++(ion Magnesium), O2 (Oksigen), PC, Glukosa(gula).
- Miofilamen tebal “MYOSIN” dan Miofilamen tipis “AKTIN”. Komponen Myosin dan Aktin merupakan salah satu komponen penting dalam proses gerak, karena kedua filament ini merupakan sarana kontraksi pada otot.
TIPE SERABUT OTOT RANGKA
Dalam proses gerak, serat otot adalah salah satu elemen penting dari
efektivitas gerak, karena serat otot rangka memiliki 2 JENIS, yaitu:
TYPE kedutan lambat (ST) dan kedutan CEPAT (FT).Klasifikasi 2 tipe
serabut otot ini,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar